andrastudio.com

Web Designer Jakarta, Indonesia

Masih Banggakah Kita Menjadi Warga Negara Indonesia?

Masih banggakah kita menjadi warga negara Indonesia dan tinggal di Indonesia?

  • Hidup di negara yang mayoritas para petinggi negaranya tidak peduli dengan rakyatnya.
  • Hidup di negara yang penuh dengan tikus-tikus koruptor dan para penjilat.
  • Hidup di negara yang tingkat kedisiplinannya rendah sekali.
  • Hidup di negara yang sebagian penduduknya berpikir menggunakan dengkul.
  • Hidup di negara di mana orang-orang jujur dan kredibel adalah orang-orang yang harus disingkirkan.
  • Hidup di negara yang penuh dengan konflik.
  • Hidup di negara yang penuh dengan orang-orang rasis, sukuisme, dll.
  • Hidup di negara di mana hidup sebagai minoritas bagaikan hidup di neraka.

Kalau melihat kenyataan-kenyataan seperti di atas rasanya saya ga sanggup lagi bangga menjadi orang Indonesia bahkan pengen banget pindah dari negeri ini!

Tapi kalau saya mengingat-ingat perjuangan para pejuang negeri ini yang sudah dengan susah payah bahkan hingga mengorbankan nyawanya demi memperjuangkan kemerdekaan negeri ini.

Pejuang Kemerdekaan RI

Rasanya saya malu sekali, ketika saya hanya di hadapkan pada kenyataan-kenyataan di atas saja saya sudah tidak bangga menjadi warga negara Indonesia, sedangkan para pahlawan negeri ini dan para pendahulu kita walaupun disiksa, dikuras tenaga dan pikirannya oleh bangsa-bangsa penjajah tapi tetap bangga menjadi warga negara Indonesia, bahkan terus menerus memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini sampai titik darah penghabisan.

Sebuah renungan…

Saya tak habis pikir, seandainya para pejuang kemerdekaan yang sudah gugur atau pun masih hidup melihat negara kita sekarang menjadi seperti ini, melihat negara yang sudah mereka perjuangkan kemerdekaannya sekarang menjadi negara yang terpuruk karena keserakahan para pemimpinnya. Kira-kira apa yang ada dibenak mereka? Kalau saja saya punya kesempatan bertemu dengan para pejuang kemerdekaan yang masih hidup, tentunya dari dahulu saya sudah mengetahui jawabannya.

Bagaimana dengan Anda, masih banggakah menjadi orang Indonesia dan hidup di Indonesia?
Dirgahayu Indonesia yang ke 62. Semoga jaya selalu!

Foto: Dari berbagai sumber

25 Comments

  1. bangga seeh. Klo bukan kita yg merubah, siapa lagi??

    1. Jika ingin merubah suatu negara, rubahlah propinsi Anda dulu.
    2. Jika ingin mengubah propinsi Anda, ubahlah kota Anda dulu.
    3. Jika ingin mengubah kota Anda, ubahlah daerah Anda dulu.
    4. Jika ingin mengubah daerah Anda, ubahlah daerah kelurahan Anda dulu.
    5. Jika ingin mengubah kelurahan Anda, ubahlah keluarga Anda dulu.
    6. Jika ingin mengubah keluarga Anda, ubahlah diri Anda dulu.

    Banyak orang yg ingin mengubah negara, cuma gak akan bisa karena gak merubah DIRI SENDIRI dulu…

  2. Betul banget bro, semua harus dimulai dari diri sendiri.

    Seperti kata Aa Deny Sri..eh maksudnya Aa Gym “Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, mulai dari sekarang”. Mudah2an ga salah kutip :).

  3. pindah aja! saya dukung semua orang berdaya yg mau pindah agar pindah. untuk dirinya agar bisa jelas membandingkan sebetulnya berapa racist dan diskriminatif negara lain, kedua agar jadi duta negara. tidak perlu bangga sama negara, yg penting bangga sama sesama orang indonesia yang berani pindah.

  4. untung gw orang amrik..

  5. Kita tidak tahu dengan jelas niat-niat perjuangan pahlawan dahulu kala itu untuk apa.

    Serangan Umum 1 Maret 1947 di Yogyakarta itu dipimpin langsung oleh Overste (Letkol) Soeharto.
    Jadi bisa disebut dia pahlawan kalau sudah meninggal nanti.
    Kita tahu setelah merdeka ternyata dia menguras sumber daya yang ada di Indonesia dan menyingkirkan semua lawan politiknya.

    Jadi menurut saya dulu dan sekarang sama saja tergantung niatnya. Selama ini saya tidak berjuang untuk Indonesia karena pada saat UNTAET masuk Timtim saya diam saja…hehehehe Kapal Perang Inggris masuk perairan Indonesia juga saya masih diam saja…hehehehe Sebab saya lagi gila-gilanya bekerja jadinya saya serahkan semua itu kepada bapak-bapak serta ibu-ibu TNI dan POLRI yang lebih berhak.

  6. saya sih masih bangga jadi warga negara Indonesia :)

  7. “Hidup di negara di mana hidup sebagai minoritas bagaikan hidup di neraka”

    poin gak terlalu cocok, untuk ukuran negara dengan perbandingan minoritas dan mayoritas yg sangat mencolok, kelompok minoritas bisa dibilang hidup dalam damai, boleh bandingkan dengan negara lain, negara2x yg katanya lebih beradab sekalipun kayak USA, Perancis, Italy, dll….

    so…. no comment aja lah (setelah ngomong panjang lebar hi3x)

  8. “Banyak orang yg ingin mengubah negara, cuma gak akan bisa karena gak merubah DIRI SENDIRI dulu…”

    Masalahnya kalau yang ingin mengubah diri sendiri itu cuma satu atau dua orang saja, percuma! Sampe kapanpun negara nggak akan maju.

    Begini contohnya:

    Di jalanan saya selalu taat dengan lampu-merah. Tetapi pada saat yang sama ada puluhan orang lain di jalan yang tidak taat dengan lampu merah. Ini bukti banyak orang Indonesia yang belum berbudaya disiplin.

    Jadi nggak ada gunanya mau mengubah negara kalau hanya berangkat dari kesadaran satu atau dua orang saja.

    SEMUA RAKYAT dan PEMERINTAH harus sadar, harus mau berubah, tidak egois, tidak korup, tidak serakah, tidak mementingkan diri sendiri.

    Saya kira untuk kasus Indonesia, perlu ada sebuah revolusi kalau ingin jadi bangsa yang maju dan bisa dibanggakan.

  9. Yah, sekedar opini sederhana nih…

    Hmm, emang sih Indonesia rasa-rasanya kok ajrut-ajrutan gini, tapi ya kadang ‘rumput tetangga lebih hijau’ :) Yah, walopun Indonesia kok kayanya ga ada benernya, berarti ada kesempatan buat kita untuk ngerubah semua ini jadi lebih baik kan? emang sih, butuh usaha kolektif – ga bisa satu dua orang aja – tapi ya paling ga ada usaha. ‘mati sambil berusaha’ jauh lebih baik daripada ‘mati tapi ga ngapa-ngapain’ kan? ^___^

  10. kalian yang komentar …, kalian semua seperti penjilat. aku yakin kalian juga ga pernah berbuat apa apa bahkan untuk merubah diri sendiri, kalian seperti sosok yang paling mengerti bangsa.

  11. #10
    Dan Anda seperti orang yang mengerti pribadi semua orang yang menulis komentar di artikel ini :)

  12. “Hidup di negara di mana hidup sebagai minoritas bagaikan hidup di neraka”

    Justru sebaliknya, kaum minoritas di Indonesia adalah yang palig bahagia. Coba bandingkan dengan minoritas di eropa, amerika, dll, pasti lebih enak di indonesia. orangnya paling toleran…
    asal sesuai aturan main, pasti aman. yang tak aman karena melanggar kesepakatan.
    Islam agama damai. Bahkan rasululloh mengajarkan untuk melindungi kaum kafir yang tidak ‘memusuhi’.

  13. Nice Blogg. cakupannya luas (sory jadi review dikit)

    Menurut saya… kekecewaan mas dialihkan aja ke hal-hal positif. sebenernya saya juga prihatin ma keadaan negara kita saat ini. tapi, itu bukan berarti kita harus kabur dari kenyataan.

    Ini Indonesia saya

    Ayo mas bareng2 kita ubah, semuanya juga.

  14. yow, btul bgt sobat,, gw berdua dukung loe selalau,, bkan cm para koruptor tp jg pejabatny yg @Nji*g..
    masa pulau bidadari& yg lainnya di jual,, G08l*k khan,, makannya kita harus maju terus,, trus bwt semua yg nyangkal bahwa indonesia itu masih bagus,, tu smua bullshitt!!!!!!
    INDONESIA DAH GA BISA DIURUS!!!!

  15. tinggal di indonesia enak banget loch…bagiku…krn q tinggal jauh di pedalaman…di atas gunung lg…hidup damai,aman,tenteram,gemah ripah loh jinawi…indahnya bumi indonesia-ku…

  16. Seperti rasa ingin berlari dari sesuatu… mmg manusiawi

    Dari pada terlalu memikirkan negara susah berubah… lebih baik apa yang bisa kita berikan buat negara.

    Itu yg patut kita hadapi bagi generasi penerus…

  17. Saya tetap bangga meskipun di Indonesia terjadi banyak perpecahan.

  18. Mau seperti apapun kondisinya, gw tetap BANGGA dng Indonesia. yang terpenting, kita jgn kebanyakan ngeluh.. kpn negara ini mau maju, klo rakyatnya aja cuma ngomong” doank tapi g ada usahanya??????!! BANGKIT INDONESIA!!!!! hehehe……. :D

  19. Sampai Sekarang, saya masih bangga jadi orang Indonesia,yang tidak bisa saya banggakan hanyalah “moral pengemis” orang-orang Indonesia yang makin menjadi-jadi. Mulai dari masyarakat lapisan bawah sampai atas punya mental pengemis, padahal para Pejuang Kemerdekaan dulu berjuang dengan penuh harga diri biar kita tidak jadi pengemis di negeri sendiri. Tetapi saya percaya masih banyak orang Indonesia yang punya harga diri….
    Semoga manusia Indonesia cepat sadar dan mau berubah sehingga Slogan “MERDEKA atau MATI” bukan cuma menghias buku sejarah.

  20. fiuuuuuuhhhhh…:(

  21. saya hanya ingin bicara fakta…

    teman-teman semua ga akan bisa ngerasain connnect internet, ngomentarin blog, kongkow di mal, melakukan aktivitas apapun, bebas, punya banyak alternatif untuk menikmati hidup, dsb

    kalo engga ada generasi sebelumnya yang tentu saja ga akan pernah bisa ngerasain apa yang kita rasain sekarang.

    mereka mempertaruhkan nyawa untuk hidup

    harus angkat senjata untuk mencapai kebebasan

    jangankan mikirin sekolah, makan aja susah

    mau ngumpul takut digrebeg patroli karena dituduh extremist

    dan kita hanya tinggal menikmatinya

    so…berikanlah sedikit penghargaannya

    mau merasa bangga silahkan, ga bangga juga ga apa-apa

    tapi ingatlah kita ga akan seperti sekarang kalo ga ada orang-orang yang pengen anak cucu nya ga merasakan apa yang mereka rasakan

    ……………..

    MIKIR DONG!!!!

  22. Hey… my dad is Indonesian and I’m proud of it. I have travelled many continents and all nations are the same…. good and bad. If I look into myself … sometimes I am ashamed to be a humanbeing…

  23. yup…hargai usaha pahlawan-pahlawan yang telah berjuang demi indonesia kita…mulai dari diri sendri..saya setuju sekali…mendingan satu yang berubah daripada tidak ada sama sekali..toh mungkin si satu itu dapat menularkan semangatnya pada yang lain…

  24. emang susah ngerubah orang indo, dari kecil udah dididik lain, ngak bisa pikir secara kritis, bisanya terima terus ngk pikir kenapa and akibatnya apa. kulturnya juga “asal bapak senang” dan “oleh2 supaya lancar” udh biasa jadi lama2 korupsi pun biasa.

    di indonesia, bisa maju, asal dari awal dan masa muda, manusianya dididik untuk berpikir kritis dan haus akan kebenaran, kalo ada yg aneh atau janggal, tanya langsung jangan ditelen mentah2.

    saya dulu wni (minority and not rich), sekarang wna, secara pribadi, perasaan saya setiap kali berlibur ke indonesia, somehow lebih aman jadi wna dari pada jadi wni sendiri, strange huh? soalnya kalo ada apa2, wna mendapat service yang bagus dari kedutaan besarnya.

    kalo kaya raya, emang paling enak tinggal di indonesia, apa2 bisa cepat and dapat asal ada “pelicinnya” hehe, kalo di negala maju, mau kasih “pelicin”, malah “dilicinin” (kepalanya alias masuk penjara) ;P

    emang bener kalo mau ubah, kudu ubah dari pribadi sendiri dulu. negara spt indonesia yang banyak penduduk and masih dalam masa transisi menuju demokrasi yang maju, menurut saya ngk jelek kalo ada pemimpin yang tegas banget dan sedikit diktaktor asal pemimpinnya sendiri ngk ngelakuin hal2 yang negative, soalnya kalo ngk tegas and clean ja sama aja boong…

  25. AKU SANGAT BANGGA JADI ORANG INDONESIA,
    Negeriku memang sedang morat-marit,kacau-balau dengan banyak masalah tapi kalau ada kemauan pasti ada jalan untuk memperbaikinya.tugas kita semua dengan komando dari pemimpin bangsa ini.
    Hukum mati koruptor kakap dan teri, INDONESIA perlu pemimpin yang tegas,keras dan diktator. Diktator untuk kebenaran, keadilan dan bersih dari cela, yang tak melakukan hal yang terlarang dan merugikan martabat bangsa INDONESIA.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2014 andrastudio.com

Theme by Anders NorenUp ↑