SUM 41Sejak beberapa minggu belakangan saya jadi sering mendengar MP3 SUM 41 yang lama ketika sedang naik busway. Ketika mendengar lagu-lagu dari album Chuck rasanya ingin sekali headbangin’, tapi ga mungkin karena saya sedang ada di busway.

Entah kenapa sejak dengar album terbarunya SUM 41 “UnderClass Hero” saya jadi kangen dengan SUM 41 yang dulu. Jaman di mana gitaris SUM 41 Dave Brownsound Baksh belum keluar dari SUM 41. Saya kangen dengan nuansa metal di musik SUM 41.

Nuansa metal ini juga lah yang kabarnya membuat Dave keluar dari SUM 41, karena sang vokalis Deryck Whibley (yang juga suaminya Avril Lavigne) ingin mengembalikan musik SUM 41 ke musik asal mereka yaitu Pop Punk or Skate Punk. Karena memang karakter musik Dave memang musik metal akhirnya dia pun memutuskan cabut dari SUM 41 dan membuat sebuah band baru yang musiknya beraliran metal.

Akhirnya album UnderClass Hero beda jauh banget dengan “Does This Look Infected” dan “Chuck”, bahkan album kedua mereka All Killer No Filler menurut saya lebih baik dari album UnderClass Hero. Padahal menurut saya nuansa metal lah yang membedakan SUM 41 dengan band-band punk lainnya, kalo bahasa marketingnya itu “diferensiasi”.

Dulu…di kala band-band punk lainnya membawakan lagu-lagu punk yang memble, SUM 41 menawarkan sesuatu yang berbeda dalam musik punk. Saya masih ingat ketika semua personil Metallica memberikan standing applause ke SUM 41 ketika SUM 41 membawakan lagu Metallica For Whom The Bell Tolls, Master of Puppets, and Enter Sandman secara medley di acara MTV Icon: Metallica. Penampilan SUM 41 di acara tersebut memang patut diacungi jempol, mereka benar-benar tampil luar biasa.

Kangen…