Setelah merana merasakan hidup sebagai full-time freelance web designer, akhirnya sejak beberapa hari lalu saya kembali bekerja. Namun kali ini beda dengan pekerjaan-pekerjaan yang pernah saya jalani sebelumnya. Alhamdulillah, saya diterima bekerja sebagai remote web designer di salah satu perusahaan web development yang berlokasi di Australia.

“Lho? Kok bisa dapet kerjaan dari perusahaan Australia?”. Saya cukup beruntung juga mendapatkan kesempatan seperti ini, semuanya berawal ketika saya sedang ngebid salah satu project yang ada di GAF. Projectnya adalah XHTML & slicing desain dari bentuk PSD. Dari harga $200 yang ditawarkan saya ngebid $190 (biasalah..trik awam di ngebid di situs-situs freelancer) dan tak lupa saya mengirim PM ke sang Project Manager dengan memberikan URL sample-sample karya saya dan tentu saja URL web saya.

Tak lama kemudian gayung pun bersambut, sang Project Manager mengirim PM balasan ke saya. Isinya:

Hi There I am dead keen to use you being so close to Australia and on such a good timezone! Can you provide me with some examples of your work? Are you available on s-k-y-p-e or m-s-n? Do you work 9-5 ? I have about 10 hours of work a week to provide if you are interested. Let me know
Xxxx Xxxxx

Tanpa basa-basi saya langsung mengiyakan dan saya sanggup bekerja 8 jam sehari dan tentu saja saya punya account Skype (walaupun dah lama tidak digunakan). Setelah nego dan berdikusi, akhirnya hari itu juga saya chat dengan dia via Skype dan dia langsung mengetes kemampuan saya. Saya ditugaskan untuk berimprovisasi dengan 2 buah mockup dalam bentuk PSD yang sebelumnya telah di desain oleh karyawannya, dan dalam waktu sekitar 2-3 jam saya berhasil menyelesaikannya. Oh ya, saya juga dibayar kok untuk mendesain mockup tersebut.

Setelah melihat hasilnya, dia pun menginginkan saya untuk bekerja untuk perusahaannya mulai esok hari. Dan saya diharuskan untuk bekerja dalam masa “percobaan” selama seminggu. Bagi saya tidak masalah, toh saya juga digaji olehnya dan keringat saya dibayar per jam, and yes he paid me in USD *LOL. Dan alhamdulillah sejak hari Senin lalu saya sudah resmi bekerja pada perusahaan tersebut sebagai karyawan kontrak.

Banyak hal yang berubah dalam pola hidup saya selama seminggu belakangan, intinya saya jadi belajar lebih disiplin baik bagi diri sendiri dan tentu saja pada perusahaan tempat saya bekerja. FYI, jam kerja saya mulai jam 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, bangun pagi sekitar 05.45 WIB langsung shalat Subuh kemudian jam 06.15 WIB sarapan pagi dan sekitar jam 06.30 WIB mulai mandi, selesai mandi sekitar 06.55 WIB langsung deh absen ke pak bos..hehehe. Padahal dulu biasanya setelah shalat Subuh langsung tidur dan baru bangun lagi jam 9 atau 10 pagi, dan baru mandi sekitar jam 11 atau12 siang hehehe.

Dulu saya kira bekerja tanpa pengawasan akan membuat diri saya malas (pengalaman masa lalu) dan bekerja seenaknya, tapi ternyata bekerja secara remote dan tentu saja bekerja sesuai dengan hobi dan keahlian saya membuat saya menjadi giat bekerja, dulu malah waktu jam kerja sudah habis dan disuruh udahan sama bos saya malah bilang mau bekerja hingga 30 menit lagi. Sampai-sampai bos saya bilang “Load kerjaan kita kadang memang banyak, tapi jangan pernah kamu bekerja sama saya tanpa dibayar sesuai jam kerja kamu”, intinya beliau menginginkan kalau saya mau bekerja extra hours tinggal bilang ke dia dan nanti dia bayar, tapi jangan pernah bekerja extra hours dengan dia tanpa dibayar. Asik juga ya dapat bos yang baik.

Buat rekan-rekan yang lain, ayo giat cari kerja di luar negeri. Jangan hanya terpaku dengan pekerjaan yang ada di negeri sendiri saja, tau sendiri kan cari kerja di Indonesia susahnya minta ampun dan syaratnya macam-macam, mending kalau gajinya besar. FYI, ketika saya diinterview oleh bos saya, dia tidak pernah menanyakan saya lulusan mana atau pendidikan terakhir saya apa, saya malah jadi berfikir jangan-jangan kalau pun saya cuma lulusan SMP atau SMA pasti tetap akan diterima juga.

Finally, thanks banget buat teman-teman freelancer dan CEO (*lirik-lirik Anggi & Aria) khususnya Anggi, Andi Sikumbang, Pupung, Aria, Deny, Felix, Deon dan teman-teman WebPM atas semua petuah-petuah serta sharing ilmunya selama ini. Tak lupa juga terima kasih buat keluarga dan pacar saya yang telah memberikan dukungan dan doanya. I couldn’t have done it without you guys!