“Kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif adalah pelakunya. Hal ini membuktikan, yang namanya blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif,” tegas Roy kepada detikINET, Kamis (27/3/2008).
“Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Tetapi, kemungkinan ancaman tersebut bukan berarti melemahkan niat pemerintah,” katanya. (Kompas)
Enough said, anak TK juga tau bedanya!






Comment(s) For This Post
There are 12 comment(s)
Mar 27, 2008 - 5:41 pm
wah… seperti membaca sebuah satire… lucu tapi nyebelin
Mar 27, 2008 - 9:47 pm
RS emang gituh yah….. maen nyama-nyamain ajah….. asal nyemplak alias asal ngomong….
yah….. lama-lama nanti dia mengclaim sebagai bapak internet indonesia…. terus jadi deh mentri Per-Internetan….
tidaaaaaaakkkkkkkk………..!
*salamDamai…
Mar 28, 2008 - 7:01 am
Blah, dari dulu kebiasaan asal njeplaknya gak ilang-ilang. Kalo blogger udah jelas-jelas gak akan nyerang sistem, dan kalaupun hacker, tidak akan berbuat hal yang merugikan. Cracker kali maksutnya…
Blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif? Kemana aja lu, oy? Gak pernah buka internet kali ni orang..
Mar 28, 2008 - 7:10 am
Dari dulu pingin jadi hacker, eh hanya jadi blogger aja cukup bisa jadi hacker wakakaka
Mar 28, 2008 - 11:19 am
cape deh, kenapa sih RS selalu kontrversi?
Mar 28, 2008 - 4:54 pm
eh roy suryo om gw tuh.. orang baik kok dia.. huuu pada iri aja sih kalian!
*kekekeke
Mar 29, 2008 - 4:06 pm
Setiap komentarnya bung RS ini selalu nyebut2 Blogger dalam masalah deface beberapa situs pemerintahan. Mungkin ia perlu belajar untuk membedakan istilah Blogger, Hacker ataupun cracker. Capek dech………
Mar 30, 2008 - 3:24 am
Aneh dan nggak berdasar…
Apr 1, 2008 - 11:53 pm
hue kalo yg dikompas sudah baca tp kalu yg d detik bru tau pagi ini *telat kok kebiasaan* =(( bner2 sakti yoh mbahdukun telematika itu “ra duwe wedi” =))
Apr 4, 2008 - 3:51 am
Masih mending daripada dia bilang Friendster pelakunya. hehehehe
Jun 27, 2008 - 8:39 am
Cocoknya ini disebut dagelan IT, persis seperti di mengikrarkan diri sebagai penemu “hanja” pada lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang padahal dia cuma copy paste file tersebut dari anak-anak komunitas Air Putih. Memalukan ya? Pakar tapi tak tahu Pakem.
Jul 25, 2008 - 7:14 pm
ungkapan yang aneh…